SpaceX dikabarkan sedang menyiapkan langkah menuju penawaran saham perdana (IPO) dengan valuasi yang dapat melampaui 1,75 triliun dolar AS. Jika terealisasi, langkah ini berpotensi menjadi salah satu IPO terbesar di dunia dan langsung menarik perhatian investor global.
Sejumlah laporan media internasional menyebut pengajuan awal dapat dilakukan secepat Maret 2026, dengan kemungkinan pencatatan saham berlangsung pada tahun yang sama. Meski demikian, rencana tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah, termasuk opsi penundaan jika kondisi belum sesuai.
Kabar ini muncul di tengah ekspektasi pasar terhadap gelombang IPO perusahaan teknologi bervaluasi tinggi. Nama-nama seperti SpaceX, OpenAI, dan Anthropic kerap disebut sebagai kandidat yang bisa meramaikan pasar modal jika memilih melantai di bursa dalam waktu dekat.
Bagi SpaceX, momentum IPO juga datang ketika perusahaan tetap menjadi pusat perhatian lewat pengembangan roket Starship. Elon Musk disebut berencana menguji versi baru Starship pada Maret setelah jeda beberapa bulan untuk perbaikan teknis, dengan ratusan peningkatan pada versi terbaru.
Uji terbang Starship selama beberapa tahun terakhir konsisten menarik sorotan publik dan komunitas teknologi. Tingginya perhatian terhadap program peluncuran ini turut memperkuat citra SpaceX sebagai perusahaan dirgantara yang agresif dalam inovasi, sekaligus meningkatkan minat pasar terhadap prospek bisnisnya.
Dari sisi keuangan, laporan yang beredar menyebut SpaceX membukukan laba sekitar 8 miliar dolar AS pada tahun lalu dengan pendapatan di kisaran 15–16 miliar dolar AS. Layanan internet satelit Starlink disebut menjadi kontributor utama, dengan porsi besar terhadap total pendapatan perusahaan.
Starlink sendiri terus berkembang lewat pengembangan layanan baru, termasuk internet langsung ke perangkat dan produk berbasis ekosistem satelit lainnya. Diversifikasi lini bisnis ini memperkuat posisi SpaceX tidak hanya sebagai perusahaan peluncuran roket, tetapi juga pemain penting di sektor konektivitas global.
Di luar itu, SpaceX juga disebut telah menyelesaikan akuisisi startup kecerdasan buatan xAI melalui transaksi saham penuh. Langkah ini menambah dimensi baru pada ekosistem bisnis Elon Musk dan memicu diskusi pasar mengenai valuasi, sinergi, serta struktur korporasi perusahaan-perusahaan yang terkait.
Meski antusiasme terhadap IPO SpaceX sangat tinggi, investor tetap mencermati ketidakpastian jadwal dan detail penawaran. Untuk saat ini, kabar IPO bernilai jumbo tersebut menjadi sinyal bahwa 2026 berpotensi menjadi tahun penting bagi pasar modal teknologi, dengan SpaceX berada di pusat perhatian.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy