Pemerintah Kota Tangerang meluncurkan inovasi layanan pangan keliling bernama Bentor Pangan Sahabat Masyarakat atau “Bang Sama” bertepatan dengan peringatan HUT ke-33 Kota Tangerang. Program ini diperkenalkan langsung oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin sebagai bagian dari upaya mendekatkan akses kebutuhan pokok ke lingkungan warga.
Peluncuran Bang Sama menjadi simbol komitmen Pemkot Tangerang menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat. Layanan ini dirancang agar warga dapat berbelanja sembako lebih praktis, lebih dekat dari rumah, dan dengan harga yang lebih terjangkau.
Sachrudin menjelaskan bahwa Bang Sama merupakan bagian dari pelaksanaan Program Gampang Sembako. Melalui layanan keliling ini, pemerintah ingin memudahkan masyarakat di wilayah permukiman untuk memperoleh komoditas pangan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pasar atau titik distribusi tertentu.
Pada tahap awal, Pemkot Tangerang menyiapkan tiga unit bentor pangan yang akan beroperasi di berbagai titik permukiman. Konsepnya adalah layanan jemput bola, di mana kendaraan mendatangi lingkungan warga secara langsung untuk menyediakan komoditas pangan kebutuhan dasar.
Komoditas yang disediakan difokuskan terutama pada beras murah namun tetap berkualitas. Program ini dijalankan melalui kolaborasi antara Pemkot Tangerang dan Bulog Cabang Tangerang, sehingga pasokan pangan dapat dijaga sekaligus mendukung stabilitas harga di tingkat masyarakat.
Menurut Sachrudin, kehadiran Bang Sama diharapkan membantu warga berbelanja lebih mudah dengan harga di bawah pasaran. Ia menilai langkah ini penting untuk meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian utama masyarakat perkotaan.
Selain mempermudah akses belanja, program bentor pangan ini juga diarahkan untuk mendukung pengendalian inflasi daerah. Dengan distribusi sembako yang lebih dekat ke warga dan harga yang lebih terkendali, Pemkot berharap tekanan terhadap pengeluaran masyarakat dapat dikurangi secara bertahap.
Peluncuran Bang Sama pada momen ulang tahun kota juga menjadi pesan bahwa inovasi pelayanan publik harus terus berkembang sesuai kebutuhan warga. Pemkot Tangerang ingin menunjukkan bahwa perayaan HUT bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum menghadirkan program konkret yang bermanfaat.
Ke depan, keberhasilan Bang Sama akan sangat ditentukan oleh konsistensi operasional, jangkauan layanan, dan ketersediaan komoditas. Jika berjalan efektif, program ini berpotensi menjadi model layanan pangan keliling yang memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses sembako murah di Kota Tangerang.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy