Pemerintah Kota Bandung kembali menyiapkan program mudik gratis pada masa Angkutan Lebaran 2026. Program ini dirancang untuk membantu warga pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan lebih hemat, sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi selama arus mudik berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menjelaskan bahwa program tersebut akan diikuti sekitar 250 peserta. Untuk mengangkut para pemudik, pemerintah menyiapkan lima unit bus yang akan diberangkatkan dari Balai Kota Bandung sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Rasdian menyebut tujuan mudik gratis tahun ini cukup beragam, mencakup wilayah di dalam maupun di luar Provinsi Jawa Barat. Beberapa rute antarkota yang disiapkan meliputi Surabaya dan Yogyakarta, dengan jalur perjalanan yang melalui lintas utara dan lintas selatan.
Sementara untuk tujuan di dalam wilayah Jawa Barat, peserta mudik gratis akan diberangkatkan ke sejumlah daerah seperti Ciamis, Banjar, Tasikmalaya, Majalengka, Kuningan, dan Cirebon. Dengan pilihan rute tersebut, program ini diharapkan menjangkau kebutuhan pemudik yang pulang ke berbagai kawasan strategis di Pulau Jawa.
Keberangkatan peserta dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Maret 2026, dari Balai Kota Bandung. Para peserta akan dilepas secara resmi oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai bagian dari dukungan terhadap kelancaran perjalanan mudik dan upaya memberikan layanan transportasi yang lebih tertib.
Program mudik gratis ini bukan hal baru, tetapi tetap dinilai penting karena mampu memberi alternatif bagi masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa harus menanggung biaya perjalanan secara penuh. Bagi banyak warga, bantuan semacam ini cukup berarti, terutama saat pengeluaran menjelang Lebaran biasanya sudah ramai seperti notifikasi grup keluarga.
Selain membantu masyarakat secara langsung, pemerintah juga berharap program ini dapat berkontribusi pada pengurangan kepadatan lalu lintas. Semakin banyak warga yang menggunakan bus bersama, semakin kecil pula potensi lonjakan kendaraan pribadi di jalan selama masa mudik.
Rasdian menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah memberi manfaat ganda: mempermudah warga untuk pulang kampung dan sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan selama periode mudik. Dengan cara itu, mudik gratis bukan hanya soal transportasi, tetapi juga bagian dari strategi pengelolaan mobilitas Lebaran yang lebih tertata di Kota Bandung.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy