Upaya mempercantik ruang publik kembali dilakukan di Jakarta Barat. Kali ini, Pasukan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Jelambar mengerjakan mural di kawasan Taman Edupark Grogol Petamburan yang berada di sisi Mall Citraland, depan Kampus Usakti, Jalan S Parman.
Pengerjaan mural dilakukan di area dinding bawah kolong tol yang selama ini menjadi bagian visual penting dari taman. Kehadiran gambar tematik di ruang tersebut diharapkan membuat suasana taman terasa lebih hidup, ramah pengunjung, dan memiliki identitas yang lebih kuat.
Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra, mengatakan pihaknya mengerahkan tiga personel PPSU yang memiliki kemampuan melukis. Pemilihan personel dilakukan secara khusus agar hasil mural tidak sekadar menjadi pengecatan biasa, melainkan benar-benar memberi nilai estetika pada kawasan taman.
Menurut Pradista, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kelurahan dalam memperindah Taman Edupark Gropet. Ruang publik yang tertata dan menarik dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan warga, terutama di area yang dilalui banyak orang setiap hari.
Tema mural yang diangkat cukup unik karena menampilkan aktivitas bina marga. Visual yang digambar mencakup proses pengukuran jalan, pengaspalan, hingga briefing proyek. Tema ini dipilih untuk menggambarkan pekerjaan pelayanan infrastruktur yang dekat dengan kehidupan kota.
Mural dikerjakan pada bidang sepanjang sekitar 10 meter dengan tinggi 2 meter. Ukuran ini membuat karya visual tampak menonjol dan mudah terlihat dari area taman maupun jalur sekitarnya. Selain memberi warna baru, mural juga berfungsi sebagai elemen edukatif tentang proses kerja lapangan pembangunan jalan.
Pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu satu minggu. Saat informasi disampaikan, progres disebut sudah mencapai sekitar 90 persen, sehingga tersisa penyelesaian akhir sekitar 10 persen lagi sebelum mural dapat dinikmati secara penuh oleh masyarakat.
Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa penataan wilayah tidak selalu harus lewat proyek besar. Sentuhan kreatif dari personel lapangan, termasuk PPSU, dapat berkontribusi langsung pada kualitas visual kawasan dan memperkuat rasa memiliki warga terhadap ruang publik di lingkungannya.
Jika konsisten dilakukan di titik-titik strategis lain, pendekatan mural tematik seperti di Taman Gropet Edupark bisa menjadi model penataan sederhana namun efektif. Selain mempercantik kota, karya semacam ini juga membantu menghadirkan pesan visual yang lebih dekat dengan aktivitas pelayanan publik sehari-hari.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy