Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengunjungi Panti Sosial Bina Grahita Belaian Kasih di Pegadungan, Kalideres, pada 17 Maret 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari silaturahmi Ramadan sekaligus penegasan bahwa perhatian kepada warga binaan harus hadir bukan hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga lewat kedekatan yang nyata.
Dalam kunjungan itu, Iin didampingi Kepala Panti Susan Jasmine Zulkifli untuk melihat langsung berbagai aktivitas penghuni panti. Ia meninjau kegiatan pembelajaran bahasa isyarat, kerajinan tangan, membatik, area dapur, hingga fasilitas penunjang kebutuhan harian. Rangkaian peninjauan ini memperlihatkan bagaimana warga binaan menjalani keseharian dengan ruang belajar dan dukungan yang terstruktur.
Tidak datang dengan tangan kosong, Iin juga menyerahkan 100 bingkisan berupa baju muslim kepada para penghuni panti. Pemberian ini menjadi simbol perhatian di bulan Ramadan sekaligus upaya menghadirkan suasana yang lebih hangat bagi warga binaan menjelang Idulfitri.
Di hadapan para penghuni dan pengelola panti, Iin menyampaikan rasa syukur karena dapat bersilaturahmi langsung. Ia mengajak semua pihak memperkuat empati dan kepedulian sosial, serta menegaskan bahwa anak-anak di panti adalah bagian dari keluarga besar yang harus disayang dan diperhatikan bersama. Kalimat itu sederhana, tetapi pesannya kuat: jangan sampai yang tinggal di panti terasa seperti jauh dari pelukan sosial.
Ia juga mengapresiasi kondisi panti yang dinilai bersih, tertata, dan dikelola sesuai standar. Dalam pandangannya, fasilitas seperti ini punya peran penting sebagai ruang perlindungan dan pembinaan, sekaligus pengingat bahwa pelayanan sosial yang baik memerlukan kerja serius, bukan sekadar rutinitas administrasi.
Menurut Iin, keberadaan panti sosial juga mengajarkan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi antarinstansi dan dukungan dari berbagai pihak tetap dibutuhkan agar pelayanan kepada warga binaan terus membaik. Pesan ini menempatkan pengelolaan panti bukan semata urusan lembaga sosial, tetapi bagian dari tanggung jawab bersama.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momen refleksi di bulan Ramadan tentang arti berbagi kasih sayang secara nyata. Kepedulian sosial, dalam konteks ini, bukan hanya tentang memberi bantuan, tetapi juga tentang hadir, melihat, mendengar, dan memastikan mereka yang rentan tetap merasa diperhatikan sebagai manusia yang utuh.
Melalui kunjungan ke Panti Belaian Kasih, Pemerintah Kota Jakarta Barat ingin menunjukkan bahwa kesejahteraan warga binaan tidak boleh dibiarkan berjalan di ruang sunyi. Dengan perhatian yang terus dijaga dan sinergi yang diperkuat, pelayanan sosial diharapkan semakin baik dan mampu memberi dampak yang benar-benar terasa bagi para penghuni panti.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy