Ketua IBI Pusat Pantau Posko Opor Bu Bidan di Kalijaya

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia Dr. Ade Jubaedah Memonitoring Posko Mudik OPOR Bu Bidan 2026
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia Dr. Ade Jubaedah Memonitoring Posko Mudik OPOR Bu Bidan 2026

Ikatan Bidan Indonesia ikut turun tangan dalam pelayanan mudik Lebaran 2026 dengan membuka Posko OPOR Bu Bidan di Terminal Kalijaya, Cikarang Barat. Kehadiran posko ini ditujukan untuk membantu pemudik, terutama perempuan, ibu hamil, bayi, balita, hingga lansia yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan dan edukasi selama perjalanan.

Program tersebut mendapat perhatian langsung dari Ketua Umum Pengurus Pusat IBI, Ade Jubaedah, yang datang memantau pelaksanaan layanan di lokasi pada Senin, 16 Maret 2026. Kunjungan itu menjadi bagian dari monitoring nasional terhadap kegiatan bakti sosial para bidan di berbagai daerah selama musim mudik Lebaran.

Ade menjelaskan bahwa OPOR Bu Bidan merupakan singkatan dari Organisasi Profesi Pro Perempuan. Nama itu sengaja dipilih sebagai simbol peran bidan dalam mendukung perjalanan mudik yang aman, sehat, dan nyaman. Ia bahkan menyebut kehadiran OPOR Bu Bidan sebagai pelengkap suasana Lebaran, seperti ketupat yang rasanya kurang lengkap tanpa opor. Agak jenaka, tapi pesannya tetap sampai.

Menurutnya, peran bidan di posko mudik tidak terbatas pada pemberian layanan kesehatan dasar. Para bidan juga bertugas memberikan edukasi dan konseling kepada masyarakat mengenai cara menjaga kondisi tubuh selama perjalanan jauh. Dengan begitu, pemudik bukan hanya diperiksa, tetapi juga dibekali pengetahuan agar perjalanan ke kampung halaman tetap aman.

Program OPOR Bu Bidan dijalankan secara serentak oleh jaringan IBI di seluruh Indonesia. Ade menyebut pelaksanaannya menjangkau 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Skala itu menunjukkan bahwa organisasi profesi kebidanan tidak sekadar hadir pada ranah pelayanan klinis, tetapi juga turut memperkuat dukungan sosial dalam momentum besar seperti arus mudik nasional.

Di Kabupaten Bekasi, posko yang didirikan di Terminal Kalijaya difokuskan pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, meski tetap terbuka bagi masyarakat umum. Ketua PC IBI Kabupaten Bekasi, Mimi Hamidah, mengatakan para pemudik dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk cek kolesterol, gula darah, dan asam urat dengan dukungan alat yang lebih modern.

Selain pemeriksaan, posko juga menyediakan dukungan tambahan berupa multivitamin dan air mineral hasil kerja sama dengan mitra IBI. Layanan diberikan oleh petugas dari IBI Kabupaten Bekasi yang berjaga dalam dua shift setiap hari, dari pagi hingga malam. Pola piket ini dirancang agar pelayanan tetap berjalan selama masa arus mudik tanpa membuat para petugas kelelahan lebih dulu daripada pemudik.

Kehadiran Posko OPOR Bu Bidan di Terminal Kalijaya memperlihatkan bahwa pengamanan mudik tidak hanya soal kelancaran lalu lintas, tetapi juga soal kesiapan layanan kesehatan di titik-titik perjalanan. Dengan kolaborasi para bidan di lapangan, pemudik mendapat dukungan yang lebih dekat dan manusiawi, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih selama perjalanan panjang.

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy