Syech Muharram Dorong Pramuka Aceh Besar Aktif Bina Generasi

Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris foto bersama seusai buka puasa, di SMEA Premium Kopi Ulee Lheue, Banda Aceh
Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris foto bersama seusai buka puasa, di SMEA Premium Kopi Ulee Lheue, Banda Aceh

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram menghadiri silaturahmi bersama Kwartir Cabang Pramuka Aceh Besar yang dirangkai dengan suasana Ramadan dan buka puasa bersama di SMEA Premium Kopi, Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Kamis, 12 Maret 2026. Pertemuan itu menjadi ajang penguatan hubungan antara pemerintah daerah dan jajaran Pramuka.

Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Penuh Berkah, Mempererat Silaturahmi dan Kebersamaan” berlangsung dalam suasana akrab. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dengan para pengurus dan anggota Kwarcab Pramuka Aceh Besar yang selama ini aktif dalam pembinaan generasi muda.

Dalam kesempatan itu, Syech Muharram menegaskan bahwa gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak muda. Menurutnya, nilai-nilai seperti kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat kebersamaan sangat dibutuhkan untuk mencetak generasi yang tangguh di masa depan, sehingga dukungan pemerintah terhadap kegiatan Pramuka akan terus diberikan.

Ia kemudian menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh Besar baru saja meluncurkan program Beut Kitab Bak Sikula atau BKBS. Program tersebut dirancang untuk memperkuat pendidikan agama bagi pelajar dan akan diterapkan di seluruh wilayah Aceh Besar. Sasaran utamanya adalah siswa kelas 4, 5, dan 6 SD serta kelas 1, 2, dan 3 SMP, baik negeri maupun swasta.

Menurut penjelasannya, sekitar 29.280 siswa akan mengikuti pembelajaran Beut Kitab Bak Sikula pada tahun 2026. Kehadiran program ini dinilai menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk memperkuat pendidikan karakter dan nilai keagamaan sejak dini. Jadi, bukan cuma raport akademik yang dikejar, tapi juga bekal moral agar generasi mudanya tidak gampang tersesat hanya karena sinyal dunia digital terlalu kencang.

Sambil menunggu waktu berbuka puasa, Syech Muharram juga menyampaikan tausiah singkat mengenai pentingnya menunaikan zakat serta mengambil pelajaran dari kisah Qarun pada masa Nabi Musa AS. Ia mengingatkan bahwa kekayaan yang dimiliki manusia sejatinya merupakan amanah dari Allah SWT yang di dalamnya ada hak fakir miskin melalui zakat.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka Aceh Besar Muhammad Iswanto menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Bupati dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat penting agar Pramuka dapat terus berkontribusi dalam pembinaan generasi muda. Ia juga menegaskan kesiapan Kwarcab mendukung berbagai program Pemkab Aceh Besar, termasuk BKBS.

Iswanto menambahkan bahwa Pramuka Aceh Besar selama ini juga aktif dalam pembinaan karakter disiplin pelajar. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya Kwarcab berhasil meraih juara umum Tunas Ramadan tingkat Provinsi Aceh, meski kegiatan serupa tahun ini ditunda karena sejumlah daerah masih dalam tahap pemulihan pascabencana. Melalui sinergi yang terus dijaga, pemerintah dan Pramuka diharapkan mampu menjalankan program pembinaan generasi muda secara lebih optimal di Aceh Besar.

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy