Satpol PP WH Aceh Besar Tertibkan Pedagang Takjil Lambaro

Satpol PP WH Aceh Besar Tertibkan Pedagang Takjil Lambaro
Satpol PP WH Aceh Besar Tertibkan Pedagang Takjil Lambaro

Aktivitas pasar menjelang berbuka puasa di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, meningkat sejak awal Ramadan 1447 H. Untuk menjaga ketertiban, Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Besar melakukan pengawasan terhadap pedagang takjil di kawasan Pasar Lambaro, Senin (23/2/2026) sore.

Pengawasan tidak hanya berfokus pada penataan lapak, tetapi juga pada kelancaran arus lalu lintas di sekitar pasar. Pada jam-jam padat, kawasan ini kerap dipadati pembeli yang berburu makanan berbuka sehingga potensi kemacetan dan gangguan ketertiban meningkat.

Petugas melaksanakan pengaturan serta penertiban bagi pedagang yang melanggar aturan. Langkah ini diambil agar ruang publik tetap nyaman, akses jalan tidak terganggu, dan masyarakat dapat berbelanja dengan aman tanpa mengganggu pengguna jalan lain.

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Besar, Muhajir SSTP MPA, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat sepanjang Ramadan. Ia menyebut pengawasan sudah dimulai sejak hari pertama puasa dan akan berlanjut hingga mendekati Idulfitri.

“Pengawasan ini telah berlangsung sejak hari pertama Ramadhan dan akan terus kami lakukan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tujuannya untuk memastikan para pedagang tetap mematuhi aturan serta menjaga ketertiban umum,” ujar Muhajir.

Dalam pelaksanaan tugas, Satpol PP dan WH mengacu pada sejumlah dasar hukum, di antaranya Permendagri Nomor 26 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2019 terkait ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Selain memantau pedagang takjil, petugas juga menindak temuan pelanggaran di area sekitar. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah pemberian surat teguran kepada pemilik usaha di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Lambaro, terkait pemasangan kanopi yang dinilai tidak sesuai ketentuan.

Muhajir menekankan pendekatan yang dipakai bersifat persuasif dan humanis. Teguran diposisikan sebagai pembinaan agar pelaku usaha melakukan penyesuaian sesuai aturan, bukan sebagai upaya mematikan aktivitas ekonomi masyarakat.

Di lapangan, petugas juga memberikan arahan singkat mengenai penempatan lapak, penggunaan bahu jalan, serta pengelolaan kerumunan agar tidak memicu kemacetan. Pengaturan ini menjadi penting karena ritme pasar takjil cenderung memuncak dalam waktu singkat menjelang azan Magrib.

Secara umum, pengawasan di Pasar Lambaro dilaporkan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Satpol PP dan WH Aceh Besar menyatakan intensitas pengawasan akan terus ditingkatkan sepanjang Ramadan agar suasana tetap kondusif, pedagang dapat berjualan dengan tertib, dan masyarakat merasa nyaman saat beraktivitas.

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy