Menjelang waktu berbuka puasa, pergerakan warga di kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, biasanya meningkat tajam. Banyak orang keluar rumah untuk membeli jajanan atau menyiapkan kebutuhan berbuka, sehingga ruas jalan utama mendadak lebih padat pada jam-jam sore.
Kondisi ini paling terasa di area putar balik depan Kantor KONI Aceh Besar. Titik tersebut kerap menjadi “bottleneck” karena kendaraan yang hendak balik arah memperlambat arus, sementara kendaraan lain terus berdatangan dari dua arah.
Pada Sabtu sore, 21 Februari 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Besar memperketat pengamanan dan pengaturan lalu lintas di lokasi tersebut. Petugas terlihat bersiaga di sejumlah titik untuk mengurai penumpukan, terutama di sekitar jalur putar balik dan area yang rawan parkir sembarangan.
Salah satu pemicu kepadatan adalah aktivitas warga yang juga ramai mendatangi titik kuliner di sekitar kawasan, termasuk area dekat Warung Nasi Bang Nasir. Ketika kendaraan parkir di sisi jalan, ruang gerak kendaraan lain menyempit dan arus lalu lintas menjadi tersendat.
Untuk mencegah kemacetan berkepanjangan, personel Dishub aktif mengarahkan kendaraan agar tetap bergerak dan tidak berhenti sembarangan. Pengendara yang parkir tidak pada tempatnya langsung diimbau memindahkan kendaraannya ke lokasi yang lebih aman dan tidak mengganggu pengguna jalan lain.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh Besar melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops), Fahrul Razi, menjelaskan bahwa pengamanan ini dilakukan rutin setiap sore selama Ramadhan. Tujuannya agar arus kendaraan tetap lancar, terutama di titik putar arah dan bahu jalan yang sering menjadi sumber penumpukan.
Menurut Fahrul Razi, pengaturan tidak hanya soal mempercepat arus, tetapi juga menjaga keselamatan. Titik putar balik memiliki risiko tersendiri karena manuver kendaraan bisa memotong jalur, sementara pengendara lain datang dengan kecepatan berbeda. Ketertiban parkir dan kepatuhan pada arahan petugas menjadi kunci.
Dishub juga mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dalam memarkir kendaraan, terutama saat ngabuburit ketika volume kendaraan meningkat. Kepadatan yang tidak diatur bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi bisa memicu risiko kecelakaan kecil hingga kemacetan panjang.
Dengan pengawasan yang lebih ketat sepanjang bulan puasa, Dishub Aceh Besar berharap lalu lintas di sekitar putar balik depan KONI Lambaro tetap terkendali dan kondusif. Upaya ini sekaligus menjadi ajakan agar warga ikut berperan: tertib parkir, patuhi rambu, dan ikuti arahan petugas demi kenyamanan bersama.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy