Relokasi pasar tumpah di koridor Jalan Kapten Sumantri, Cikarang Utara, membuka peluang mengembalikan fungsi jalan yang selama ini kerap tersendat. Setelah penataan pedagang dilakukan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi menyiapkan langkah lanjutan agar arus lalu lintas kembali tertib dan aman.
Plt Kepala Dishub Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, menyebut relokasi diharapkan membuat badan jalan kembali optimal. Ia menekankan bahwa pekerjaan Dishub tidak berhenti pada pemindahan aktivitas pasar, melainkan memastikan mobilitas warga membaik di titik yang sebelumnya padat.
Menurut Agus, ada tiga fokus yang dikerjakan. Pertama, manajemen dan rekayasa lalu lintas di ruas Kapten Sumantri agar alur kendaraan lebih lancar, terutama pada jam-jam ramai. Kedua, pembenahan penerangan jalan umum (PJU) yang sempat mengalami kerusakan. Ketiga, penataan parkir pengunjung agar tidak kembali memakan lajur aktif.
Dishub, kata dia, sudah mulai memasang pembatas jalan dan akan merapikan area sekitar lokasi relokasi. Penataan ini dimaksudkan untuk mengurangi ruang bagi parkir liar dan membentuk kebiasaan baru: berdagang di tempatnya, berkendara di lajurnya.
Soal PJU, Agus menyampaikan perbaikan sudah berjalan, namun beberapa titik membutuhkan penggantian suku cadang. Saat ini pengadaan komponen masih diproses agar pemeliharaan bisa tuntas dan kawasan tidak kembali gelap pada malam hari.
Untuk parkir, kebijakan sementara masih memanfaatkan satu lajur jalan. Namun rencana berikutnya adalah mengarahkan parkir ke area trotoar dengan pengaturan yang tetap menyisakan ruang aman bagi pejalan kaki, sehingga fungsi trotoar tidak hilang sepenuhnya.
Agus juga menyoroti jam operasional pasar agar tidak mengganggu puncak arus pagi. Harapannya, sebelum pukul 07.00 WIB aktivitas sudah dirapikan, sehingga dua lajur yang sebelumnya tertutup lapak dapat kembali digunakan untuk kendaraan.
Penataan ini selaras dengan arahan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja yang menekankan pembenahan wajah Cikarang, khususnya di koridor Kapten Sumantri. Artinya, yang dikejar bukan hanya lancar, tetapi juga tampilan kawasan yang lebih tertib.
Koordinasi lintas perangkat daerah terus dilakukan. Dishub menangani aspek teknis lalu lintas, sementara penataan fisik jalan dikoordinasikan dengan dinas teknis seperti Bina Marga (SDABMBK), agar hasil relokasi tidak kembali ke pola lama.
Dengan rangkaian langkah ini, Dishub berharap ruas Kapten Sumantri dapat berfungsi maksimal: arus kendaraan lancar, penerangan memadai, parkir lebih teratur, dan aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan serta kenyamanan publik.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy